ILMU SOSIAL
BUDAYA DASAR
DISUSUN OLEH
NAMA : MARIA SANTI SANTIKA
NIM :
1612041395
SEMESTER : I (SATU)

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSADA KHATULISTIWA
SINTANG
2016
ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR
Muhammad Syukri
Albani Nasution
M. Nur Husein
Daulay
Neila Susanti
Syafruddin Syam
Kata sambutan
Prof. Dr. H Nur
A. Fadhil Lubis. M.A
(Rektor UIN
Sumatera Utara)
1.
HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD
Ilmu budaya adalah suatu ilmu
pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia
sebagai makhluk berbudaya.
A.
Pengertian ilmu sosial
budaya dasar
ISBD
bukan suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu
pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan
manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya.Ilmu sosial budaya dasar (ISBD)
adalah sebagai integrasi ISD dan IBD yang memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial
yang atau dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengkaji
masalah sosial dan kemanusiaan dan budaya.ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu
yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek
yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial.
B.
Ruang lingkup
ISBD
1)
ISD :
a)
Kenyataan-kenyataan
sosial.
b)
Konsep-konsep sosial.
c)
Masalah-masalah sosial.
2)
IBD
a)
Berbagai aspek
kehidupan.
b)
Hakikat manusia
yang satu dan universal.
2.
MANUSIA DAN ILMU HUMANIORA
A.
Kedudukan
manusia sebagai makhluk tuhan.
1)
Kodrat manusia
Kodrat manusia
adalah keseluruhan sifat-sifat sah, kemampuan atau bakat-bakat alami yang
melekat pada manusia.
2)
Hakikat manusia
Hakikat manusia
artinya derajat manusia.
3)
Martabat manusia
Martabat manusia
artinya harga diri manusia.
4)
Hak asasi
manusia
Hak asasi
manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai augerah
tuhan yang maha esa, seperti hak hidup, hak milik, hak kebebasan, atau hak
kemerdekaan.
5)
Kewajiban
manusia
Kewajiban
manusia artinya suatu yang harus dikerahkan oleh manusia.
B.
Pengertian
budaya dan kebudayaan
1)
Pengertian
kebudayaan
Kebudayaan
berasal dari kata sangsekerta
“buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “buddhi” yang artinya
budi atau akal.
2)
Pengertian
budaya
Budaya secara
harpiah berasal dari bahasa latin, yaitu “corele” yang memiliki arti
mnegerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang. Budaya berasal dari bahasa
sangsekerta, yaitu “buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari “buddhi” (budi
atau akal).
3)
Pengertian adat
istiadat
Adat istiadat
adalah aneka kelaziman dalam suatu negeri yang mengikuti pasang naik dan pasang
surut situasi masyarakat.
4)
Pengertian
kebiasaan
Kebiasaan adalah
suatu yang kamu lakukan secara periodik (present tense/saat ini).Dulunya (past
tense) hal itu tidak pernah kamu lakukan, tetapi sekarang jadi melakukannya
secara periodik.
C.
Perubahan
kebudayaan
Perubahan
kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidaksesuaian
diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan
yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
1)
Seni sebagai
bentuk mimesis
Pemikiran
mistis, manusia terkepung oleh kekuatan-kekuatan gaib sekitarnya, yaitu
kekuasaan dewa-dewa alam raya atau kekuasaan kesuburan, dipentaskan kedalam
mitologi-mitologi bangsa primitive.Begitu juga dengan kesenian.Kesenian sebagai
artifact, yakni wujud dari kebuyaan disamping idea dan aktivities juga
dipengaruhi oleh hal-hal yang berbau mitos. Contohnya: dikepulauan mentawai, turuk
langgai yang merupakan tarian budaya yang menyimbolkan binatang yang ada di
lingkungan yang mereka tempati. Liuk tubuh dan rentakan kaki penari mengikuti
irama gendang (jajelimak) seperti menirukan tingkah hewan seperti elang, ayam
bahkan monyet.
2)
Seni sebagai
bentuk ekspresi
Ekspresi dalam
bahasa inggris adalah expression yang dapat diartikan sebagai “action of
manifesting a feeling” atau tindakan mewujudkan perasaan. Expression sendiri
berasal dari bahasa latin yaitu “ expressionem” kata benda dari tindakan
exprimere, yaitu suatu tindakan atau penciptaan yang mengungkapkan perasaan.
Demikian halnya, bahwa pada aliran ekspresionisme memandang bahwa karya seni
sudah seharusnya menjadi ungkapan isi batin dan perasaan sang seniman, tidak
hanya sebagai tiruan alam (mimesis). Kandinsky membagi menjadi dua, yakni unsur
dalam dan unsur luar.Unsur dalam ialah emosi dalam jiwa seorang seniman, dan
unsur luar ialah impresi, yaitu kesan langsung dari alam yang di luar dari
seorang seniman.
3)
Seni dalam
konsep fungsional
Fungsional ialah
sikap dan alam pikiran yang makin tampak pada manusia modern, yang mana tidak
lagi terpesona oleh lingkungannya (sikap mitis), dan tidak lagi dengan kepala
dingin mengambil jarak dengan objek penylidikannya (sikap ontologis), namun
manusia ingin mengadakan relasi-relasi baru, suatu kebertautan yang baru
terhadap segala sesuatu dalam lingkungannya. Misalnya pada kesenia, sebagai
salah satu unsur kebudayaan, terjadi mula-mula karena mannusia ingin memuaskan
kebutuhan nalurinya akan keindahan. Contoh misalnya lukisan affandi tentang “
pengemis tidur” yang mengunggah kesadaran sosial.
D.
Proses pembuatan
budaya
1)
Proses
internalisasi
Manusia terlahir
dengan potensi bawaan : perasaan, hasrat, nafsu, emosi, dan seterusnya. Manusia
menanamkan dalam kepribadiannya hal-hal yang diperlukan dalam kehidupan.
Individu berusaha memenuhi hasrat dan motivasi dalam dirinya: beradaptasi,
belajar dari alam dan lingkungan sosial dan budayanya.
2)
Proses
sosialisasi
Individu belajar
pola-pola tindakan dalam interaksi dengan sesama, sosialisasi berarti proses
belajar anggota masyarakat untuk mengenal dan mneghayati kebudayaan masyarakat
dilingkungannya.
3)
Proses
enkulturasi
Individu
mempelajari dan menyesuaikan dalam pikiran dan sikapnya dengan adat istiadat, sistemnorma,
dan peraturan-peraturan dalam kebudayaannya. Pada awal meniru, sesuai dengan
perkembangan kehidupan, membaca, menghayati, hingga menjadi pola tindakan.
3.
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai
homosapiens (bahasa latin yang berarti manusia yang tahu). Spesies primata dari
golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal
kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi dimana
dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau
makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras
lain. Terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga
untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
A.
Manusia sebagai
makhluk sosial
Manusia adalah
makhluk yang selalu beinteraksi dengan sesamanya. Kita harus mengakui bahwa
manusia merupakan makhluk sosial karena manusia tidak bisa hidup tanpa
berhubungan dengan manusia yang lainnya bahkan untuk urusan kecil apapun tetap
membutuhkan orang lain membantu kita.
1.
Karakteristik
manusia sebagai makhluk sosial
a)
Dorongan untuk
makan
b)
Dorongan untuk
mempertahankan diri
c)
Dorongan untuk
melangsungkan jenis
Dari tahap
diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai seorang
makhluk sosial dimana antar individu merupakan suatu komponen yang saling
ketergantungan dan membutuhkan.Sebagai mahluk sosial adalah adanya suatu bentuk
interaksi sosial didalam hubungan manusia satu dengan manusia yang lainnya.
a)
Tekanan
emosional
Ini sangat
memengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain.
b)
Harga diri yang
rendah
Ketika kondisi
seseorang berada dalam kondisi manusia yang direndahkan, maka akan memiliki
hasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain karena kondisi tersebut
dimana orang yang direendahkan membutuhkan kasih saying orang lain atau dukungan
moral untuk membentuk kondisi seperti semula.
c)
Isolasi sosial
Orang yang
terisolasi harus melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran
agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis.Manusia adalah makhluk yang
selalu berinteraksi dengan sesamanya.
2.
Kedudukan
manusia sebagai makhluk sosial
Manusia sebagai
makhluk sosial artinya, manusia sebagai warga masyarakat.Setiap manusia
cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan menusia
lainnya.Kerjasama sosial merupakan merupakan syarat untuk kehidupan yang baik
dalam masyarakat yang saling membutuhkan.Kehidupan sosial, kebersamaan, baik
itu non formal (masyarakat) maupun dalam bentuk-bentuk formal (intitusi Negara)
dengan wibawanya wajib mnegayomi individu.
3.
Pengembangan
manusia sebagai makhluk sosial
Ini merupakan
salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain.
Hal ini mneunjukan kondisi yang interdependensi.Pada zaman modern seperti saat
ini manusia memerlukan pakaian yang tidak mungkin dibuat sendiri. Imanuek kant
mengatakan “manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika
manusia tidak dididik, maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang
sebenarnya. Hal tersebut memberikan penekanan bahwa pendidikan memberikan
kontribusi bagi pembentukan pribadi seorang manusia sebagai makhluk sosial.berarti
bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmani, manusia
juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.
B.
Manusia sebagai
mankhluk tuhan
Diyakini oleh
semua manusia bahwa segala yang ada dalam alam semesta ini ada yang
menciptakannya, yaitu Tuhan Yang Maha Esa diantara makhluk ciptaan
tuhan.Manusia merupakan makhluk yang mempunyai keistimewaan, yaitu memiliki
akal budi.Manusia sebagai diri pribadi merupakan makhluk yang diciptakan secara
sempurna oleh tuhan yang maha esa.Diamati secara seksama, benda-benda atau
makhluk ciptaan tuhan yang ada disekitar kita, mereka memiliki unsur yang
melekat padanya, yaitu unsur benda, hidup, naluri, dan akal budi.
1.
Hakikat manusia
sebagai makhluk Tuhan
a.
Kodrat manusia
Kodrat manusia
adalah keseluruhan sifat-sifat sah, kemmapuan atau bakat-bakat alami yang
melekat pada mnausia, yaitu manusia sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial
ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
b.
Harkat manusia
Harkat manusia
artinya, derajat manusia.Harkat mnausia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan
Yang Maha Esa.
c.
Martabat manusia
Martabat manusia
artinya harga diri manusia. Martabat manusia adalah kedudukan manusia yang
terhormat sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang berakal budi sehingga
manusia mendapat tempat yang tinggi dibanding makhluk yang lain.
d.
Hak asasi
manusia
Hak asasi
manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah
dari Tuhan Yang Maha Esa seperti hak hidup, hak milik, dan hak kebebasan atau kemerdekaan.
e.
Kewajiban
manusia
Kewajiban
manusia artinya suatu yang harus dikerjakan manusia.Kewajiban manusia adalah
keharusan untuk melakukan sesuatu sebagai konsekuensi manusia sebagai makhluk
individu yang mempunyai hak-hak asasi.
2.
Tanggung jawab
manusia sebagai makhluk tuhan
a.
Mengabdikan diri
kepada tuhan dengan beriman dan melakukan amal soleh mengikuti syariat yang
ditetapkan oleh agama.
b.
Mensyukuri
nikmat yang telah dikaruniakannya kepada kita semua.
c.
Beribadah kepada
tuhan YME sesuai dengan keyakinan dan dan kepercayaan yang di anut
masing-masing.
d.
Melaksanakan
segala perintahnya serta berusaha menjauhi atau meniggalkan segala apa yang
dilarang oleh Tuhan YME.
e.
Menuntut ilmu
dan menggunakannya untuk kebajikan (kemaslahatan) umat manusia sebagai bekal
kehidupan baik di dunia maupun diakhirat
kelak.
f.
Menjalin tali
silaturahmi atau persaudaraan guna melanjutkan kehidupan masyarakat yang aman,
tentram, damai dan sejahtera.
4.
MANUSIA DAN PERADABAN
A.
Pengertian adab
dan peradaban
Masyarakat yang
beradab diartikan sebagai masyarakat yang mempunyai sopan santun dan kebaikan
budi pekerti. Ketenangan, kenyamanan, ketentraman, kedamaian sebagai makna
hakikat manusia beradab dalam pengetian lain adalah suatu kombinasi yang ideal
antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Istilah peradaban dalam bahasa
inggris disebut civilization.Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukan
pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.Peradaban berasal
dari kata “adab” yang berarti kesopanan, kehormatan, budi bahasa dan etiket.
Adab erat
hubungannya dengan:
1.
Moral, artinya
nilai-nilai dalam masyarakat yang hubungannya dengan kesusilaan.
2.
Norma, yaitu
aturan, ukuran atau pedoman yang digunakan dalam menentukan suatu yang baik
atau salah.
3.
Etika, yaitu
nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi
pegangan dalam mengatur tingkah laku manusia.
4.
Estetika, yaitu
berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, kesatuan,
keselarasan, tingkah kebaikan.
B.
Masyarakat
madani
Masyarakat
madani diprediksi sebagia masyarakat yang berkembang sesuia dengan potensi
budaya, adat istiadat, dan agama.Masyarakat madani adalah masyarakat yang
berbudaya namun mampu berinteraksi dengan dunia luar yang modern sehingga dapat
terus berkembang dan maju. Dalam masyarakat madani, setiap warganya menyadari
dan mengerti akan haknya serta kewajibannya terhadap Negara, bangsa dan agama.
C.
Tradisi dan
modernisasi
Tradisi adalah
informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi bai tertulis maupun lisan,
karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah. Dalam pengertian lain
tradisi adalah adat istiadat atau kebiasaan yang turun temurun yang masih
dijalankan dimasyarakat. Contohnya adalha lukisan, patung, dan arca,
peninggalan yang bersifat materil. Sementara itu peninggalan yang bersifat
bahasa atau dialek, upacara adat, dan norma.
D.
Peradaban dan
probelamtika
Peradaban adalah
sebuah istilah yang digunakan untuk menyebutkan
baugian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah dan
maju. Dengan didukung teknologi komunikasi dan transportasi yang canggih.
Dampak globalisasi akan sangat luas dan komplek. Akibatnya akan mengubah pola
piker, sikap, dan tingkah laku manusia. Hal seperti ini kemungkinan dapat
mengakibatkan perubahan aspek kehidupan yang lain, seperti hubungan kekeluargaan,
kemasyarakatan, kebangsaan, atau secara umum berpengaruh kepada sistem budaya
bangsa. Problematika peradaban yang penting lainnya adalah adaya kemungkinan
punahnya suatu bahasa didaerah tertentu disebabkan penutur bahsa nya telah
“terkontaminasi” oleh pengaruh gobalisasi.Contoh kasusnya ialah seperti yang
terjadi disumatera barat.Di daerah ini sering kali kita temukan pencampuran
bahsa (code mixing) yang biasanya dituturkan oleh anak muda disumatera barat,
seperti percampuran bahasa betawi dan minang dalam percakapan sehari-hari.Hal
seperti ini jelas mengancam eksistensi di suatu daerah.
5.
MANUSIA KERAGAMAN DAN KESETARAAN
A.
Unsur-unsur
keragaman
Keragaman
berasal dari kata ragam yang menurut kamus besar bahsa Indonesia (KBBI)
artinya:
1.
Tingkah laku
2.
Macam jenis
3.
Lagu/musik,
langgam
4.
Warna:corak:ragi
5.
Laras (tata
bahasa)
Keragaman manusia sudah menjadi fakta sosial dan
fakta sejarah kehidupan. Contohnya di Indonesia, etnis tionghoa memperoleh
perlakuan diskriminatif, baik secara sosial dan politik dari suku-suku lain di
Indonesia. Dan ternyata semua yang telah terjadi adalah kekeliruan, mkarena
perlakuan merendahkan martabat orang atau bangsa lain adalah tindakan tidak
masuk akal dan menyesatkan, sementara semua orang dan semua bangsa adalah sama
dan sederajat. Sehingga keragamna yang dimaksud disini adalah suatu kondisi
masyarakat dimana terdapat peradaban-peradaban dalam berbagai bidang, terutama
suku bangsa, dan ras, agama dan keyakinan, ideologi, adat kesopanan serta
situasi ekonomi.
B.
Hakikat
keragaman dan kesetaraan manusia
Keragaman
berasal dari kata ragam.Keragaman menunjukan adanya banyak macam, banyak
jneis.Keragaman manusia dimaksudkan bhawa setiap manusia memiliki
perbedaan-perbedaan ini ada karena manusia adalah makhluk individu yang setiap
individu memiliki ciri-ciri khas tersendiri.Perbedaan ini terutama ditinjau
dari sifat-sifat pribadi misalnya, watak, kelakuan temperamen, dan hasrat.
Kesetaraan
berasal dari kata setara atau sederajat jadi kesetaraan juga dapat disebut
sederajat. Dengan demikian kesetaraan atau kesederajatan menunjukan adanya
tingkatan yang sama, kedudukan yang sama, tidak lebih tinggi atau tidak lebih
rendah antara satu sama lin. Kesetaraan manusia bermakna bahwa manusia sebagai
makhluk tuhan memiliki tingkat atau kedudukan yang sama.
C.
Pelapisan sosial
dan kesamaan derajat
1.
Pengertian
pelapisan sosial
Menurut PJ.
Bouman, pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu
cara hidup dalma kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu. Hal tersebut
dapat dilihat dalam kehidupan anggota masyarakat yang berada dikelas tinggi
mempunyai hak-hak istimewa dibandingkan dengan yang berada dikelas rendah. Contohnya
para petani daun bakau untuk pembuatan rokok, harga bakau harus ditentukan oleh tengkulak yang sudah bekerja
sama dengan produsen rokok yang telah memiliki nama. Tingkatan ekonomilah yang
membuat strratifikasi sosial ini muncul, belum lagi karena jabatan dan tingkat
pendidikan.Ada beberapa teori tentang pelapisan sosial. Pelapisan sosial
masyarakat dibagi menjadi bebrapa kelas:
a.
Kelas atas (Upper class)
b.
Kelas bawah (lower class)
c.
Kelas menengah (middle class)
d.
Kelas menengah
kebawah (lower middle class)
2.
Pengertian
kesamaan derajat
Kesamaan derajat
adalah suatu sifat yang menghubungkan antara manusia dengan lingkungan
masyarakat umumnya timbal balik, maksudnya orang sebagai anggota masyarakat
memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah
dan Negara. Persamaan derajat dimuat dalam University
Delaration Of Huma Right (1948) dalam pasal-pasalnya seperti:
a.
Pasal 1; sekalan
orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. Mereka
dikaruniai akal budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.
b.
Pasal 2 ayat 1;
setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan yang tercantum tanpa
terkecuali apapun seperti bangsa, warna kulit, jenis kelamin, bahsa, agama,
poliitik, dan lain-lain.
D.
Kemiskinan
sebagai masalah sosial
Masalah sosial
dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, antara lain:
1.
Faktor ekonomi:
kemiskinan, pengangguran, dan lain-lain.
2.
Faktor budaya: perceraian,
kenakalan remaja, dan lain-lain.
3.
Faktor biologi:
penyakit menular, keracunan makanan dan sebagainya.
4.
Faktor
psikologis: penyakit syaraf, aliran sesat, dan sebagainya.
Kemiskinan juga sangat berpengaruh terhadap
lingkungan itu sendiri.Penduduk miskin yang terdesak akna mencari lahan-lahan
kritis atua lahan-lahan konversi sebagai tempat pemukiman. Selain itu, penduudk
miskin pun akan sulit dalam hal mencari lapangan pekerjaan, penduudk miskin
tanpa pencaharian akna memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai usaha dalam
memenuhi kebutuhannya tanpa mempertimbnagkan kaidah-kaidah ekologis yang
berlaku.
Dengan pergantian kepemimpinan pun juga tak mampu
menekan jumlah masyarakat miskin.Bukannya masyarakat miskin yang terus
berkurang malah isu-isu ketimpangan sosial yang justru muncul kepermukaan tak
memandang itu di perkotaan maupun dipedesaan.
E.
Peranan
pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam perkembangan anak yang berasal dari
keluarga miskin.
Kemiskinan
merupakan masalah sosial yang lumrah terjadi disetiap Negara, terutama
dinegara-negara dunia ketiga.Kemiskinan tentu saja memiliki dampak kepada
berbagai aspek kehidupan manusia, terutama perkemangan anak.
1.
Peran pemerintah
Pemerintah
merupakan lembaga yang sangat berperan dalam memberantas kemiskinan.Peran
pemerintah dapat membuat kebijakan yang dapat memberikan sarana dan prasarana
yang menunjang agar keluarga miskin dapat berkembang.
2.
Peran masyarakat
Masyarakat dapat
berperan dalam mnegembangkan secara optimal anak dan keluarga miskin agar
menjadi SDM yang handal.Dalam perkembangannya, bias jadi kearifan yang timbul antar
komunitas local itu berbeda dengan yang liannya, tanpa menghilangkan subtansi
yang dimiliki dari nilai kearifan tersebut, yaitu berufngsi sebagai solusi
terhadap masalah yang ada disekitarnya.Adanya budaya “malu” pun dapat memicu
keluaga dari anak tersebut untuk mencapai kesuksesannya. Misalnya, karena
keluarga lain dilingkungan sekitarnya rata-rata sukses, mereka akan malu
apabila tidka ikut bergerak untuk mencapai presentasi tertentu.
3.
Peran keluarga
Keluarga
merupakan faktor yang paling berperan dalamperkembangan seorang anak menjadi
SDM yang optimal.Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar anak
tersebut menjadi SDM yang optimal.Setelah keluarga memiliki pengetahuan yang
dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, keluarga dapat mengarahkan
anak tersebut agar bias menjadi SDM yang optimal. Keluarga pun dapat memberikan
penghargaan kepada anak yang lain (jika ada) ikut termotivasi dan anak yang
berhasil tersebut cebderung mnegulang prestasi itu agar mendapat penghargaan.
6.
MANUSIA MORALITAS DAN HUKUM
A.
Etika dan moral
Etika merupakan
ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang
dilakukan manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan atau
pola tingkah laku yang dihasilkan oleh akal manusia. Etika diartikan “sebagai
ilmu yang mempelajari kebaikan dan keburukan dalam hidup manusia khususnya
perbuatan manusia perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak dan didasari
pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan”.
1.
Etika yang
menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta
apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai suatu yang bernilai.
Artinya, etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya,
yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait
dengan situasi dan realitas yang membudaya.
2.
Etika normatif,
jika berbicara tentang etika, maka kita juga akan membicarakan tentang moral.
Secara etimologis, istilah “moral” berasal dari bahasa latin. Bentuk tunggal
kata “moral” yaitu “mos” sedangkan bentuk jamaknya yaitu “mores” yang
masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat. Arti dari etika;
maka secara etimologis, kata “etika” sama dengan kata “moral’ karena jedua kata
tersebut sama-sama mempunyai arti, yaitu kebiasaan adat, tetapi dalam kegiatan
sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian
perbuatan yang dilakukan sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem
nilai-nilai yang berlaku. Sedangkan yang membedakan hanyalah bahasa asalnya
saja, yaitu etika dari bahasa yunani dan moral dari bahasa latin.
B.
Manusia dan
moralitas
Manusia dan
moralitas, dalam kamus bahsa Indonesia apa definisi tentang moralitas.
Moralitas berarti budi pekerti, sopan santun adat kesopanan.Istilah moral juga
biasanya digunakan untuk membentuk batas-batas suatu perbuatan, kelakuan, sifat
dan perangkai dinyatakan benar, salah, baik, buruk, layak atau tidak layak,
patut maupun tidak patut.Moral juga diartikan sebagai ajaran baik dan buruknya
perbuatan dan kelakuan, akhlak, kewajiban dan sebagainya.
C.
Manusia dan
agama
Agama memberikan
penjelasan bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki potensi untuk berakhlak baik
(taqwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senantiasa eksis dalam diri
manusia karena terkait dengan aspek intriksik, naluriah atau hawa nafsu,
seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Kata agama dalam
bahsa Indonesia berarti sama dengan “diri” dalam bahasa arab dan dan semit.
Atau dalam bahasa inggris, “religion”.
Mneurut durkhin, agam aadalah sistem kepercayaan yang praktik yang dipersatukan
yang berkaitan dengan hal-hal yang kudus.Bagi spencer, agama adalah kepercayaan
terhadap suatu yang mutlak.Sementara Dewey, menyatakan bahwa agama adalah pencarian
manusia terhadap cita-cita umum dan abadi meskipun dihadapkan pada tantangan
yang dapat mengancam jiwa; agama adalah pengenalan manusia terhadap kekuatan
gaib yang hebat.
D.
Hukum dan
moralitas
Achmad ali
menyatakan hukum adalah seperangkat norma tentang apa yang benar dan apa yang
slaah. Yang dibuat dan diakui eksistensinya oleh pemerintah yang dituangkan
baik dalam aturan tertulis (peraturan) maupun yang tidak tertulis yang mnegikat
dan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya secara keseluruhan dan dengan ancaman
sanksi bagi penggar aturan tersebut.
1.
Hukum tidak
dapat dipisahkan dari aspek moral. Secara konkret mnegatur, sedangkan moraltas
telah menuntut untuk ditransformasikan oleh karena itu, moralitas haruslah
diutamakan. Hukum bukanlah suatu tujuan yang luhur, yakni keadilan,
kebahagiaan, dan kesejahteraan rakyat.
2.
Hukum dan
moralitas, sebagai seruan etis
Hukum sangat
erat seklai, ada pepatah roma mengatakan “apa artinya undang-undang kalau tidak
disertai moralitas?”. Oleh karena itu, kualitas hukum harus diukur dengan norma
moral, perundang-undangan yang nonmoral harus diganti dengan demikian hukumhukum
bias mneingkatan dampak sosial dari moralitas.
3.
Problem moral
penegakan hukum
Problem mendasar
dalam praktis penegakan hukum, sebagaimana yang diuraikan diatas, adalah
putusan yang diambil dimeja pengadilan.Tidak memiliki roh keadilan.Oleh karena
itu, kerap dikatakan bahwa kalangan hukum kita tidak memiliki naluri dan minus
nilai-nilai etika moral.
7.
MEMANUSIAKAN MANUSIA
A.
Manusia dan
keadilan
Keadilan adalah
kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai suatu hal, baik menyangkut benda
atau orang.Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial,
sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”.Kebanyakan orang-orang
percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan bnayak gerakan sosial
dan politis diseluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.
1.
Teori keadilan
menurut aristoteles
Eristoteles
mengemukakan lima jenis perbuatan yang data digolongkan adil.
a.
Keadilan
komunikatif; keadilan secara komunikatif adalah perlakuan terhadap seorang
dengan tidak melihat jasa-jasa yang dilakukan nya.
b.
Keadila
distributif; kedilan distributif adalah perlakuan terhadap seorang sesuai
dengan jasa-jasa yang telah dilakukannya.
c.
Keadilan kodrat
alam; adalah memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan orang lain kepada
kita.
d.
Keadilan
konvensional; adalah keadilan apabila seorang warga Negara telah menaati segala
peraturan perundang-undangan yang telah diwajibkan.
e.
Keadilan menurut
teori perbaikan; apabila seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang
lain yang telah tercemar.
2.
Teori keadilan
menurut Thomas Hobbes
Suatu perbuatan
dikakatan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian yang tela disepakati.Mengenai
teori keadilan ini, notonegoro menambahkan keadilan legalitas atau keadilan hukum,
yaitu keadaan dikatakan adil jika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
B.
Manusia dan
cinta kasih
Cinta dan rasa
sangat suka atau rasa saying ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik
hatinya. Sedangkan rasa kasih artinya
perasaan saying atau cinta kepada ata menaruh belas kasihan. Maka
pengertian cinta dan kasih hamper bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat
rasa cinta kepada seseorang. Dan cinta kasih biassanya juga diartikan sebagai
perasaan suka atau senang kepada seseorang dan juga disertai dengan menaruh
belas kasih.
C.
Manusia dan
penderitaan
Penderitaan
adalah bahasa yang sering kita dengar.Penderitaan berasal dari kata derita.Kata
derita berasal dari bahasa sansekerta yang artinya menanggung atau merasakan
suatu yang tidak menyenangkan.Penderitan bias bersifat lahir dan
batin.Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.Oleh Karena itu
penderitaanbelum tentu tidak bermanfaat.Menurut agama penderitaan itu adalah
teguran dari tuhan.Penderitaan ada yang ringan dan berat.Contohnya penderitaan
yang ringan adalah ketika seorang mengalami kegagalan dalam menanggapi keinginannya.
Sedangkan contoh penderitaan berat adalah ketika seseorang manusia mengalami
kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai
terkadang ingin mengakhiri hidupnya.
D.
Manusia dan
tanggung jawab
Pada dasarnya
manusia dan tanggung jawab itu berada dalam suatu naungan atau berdampingan.
Tanggung jawab adalah suatu kesadaran manusia akan tingkah laku atau
perbuatannya baik disengaja maupun tidak disengajakan. Tanggung jawab juga
berarti berbuat sebagai wujud dan atas perbuatannya.Tanggung jawab erat
kaitannya dengan kewajiban.Kewajiban adalah suatu yang dibedakan terhadap seorang,
kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada
hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap
kewajiban.
E.
Manusia dan
pandangan hidup
Adapun
pengertian pandangan hidup itu adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan
sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk hidup di dunia agar dapat
menjalani hidup yang lebih baik lagi dengan adanya pandangan hidup tersebut.
F.
Manusia dan
kegelisahan
Kegelisahan
berasal dari kata “gelisah” .gelisah artinya rasa yang tidak tentram dihati
atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya) tidak sabar lagi
(menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan menggambarkan seorang yan tidak
tentram hati maupun perbuatannya.Artinya merasa gelisah, khawatir, cemas, atau
takut dan jijik.
G.
Manusia dan
harapan
Harapan berarti
suatu yang dinginkan dapat terjadi. Seorang yang mempunyai harapan yang
berlebihan tentu menjadi buah tertawa orang banyak, atau orang itu seperti
peribahasa “si pungguk merindukan bulan” .
8.
MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI
A.
Pengertian sains
Sains adalah apa
yang dikerjakan para ahli sians (saintis). Pengertian sains adalah :
1.
Sains adalah
sejumlah proses kegiatan mnegumpulkan informasi secara sistematik tentang dunia
sekitar.
2.
Sains adalah pengetahuan
yang diperoleh melalui proses kegiatan tertentu
3.
Sains
diceritakan oleh nilai-nilai dan sikap para ilmuwan menggunakan proses ilmiah
dalam memperoleh pengetahuan.
B.
Pengertian
teknologi
Teknologi
sebenarnya berasal dari bahsa perancis, yaitu “la tekniaue” yang dapat diatikan dengan “semua proses yang
dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Teknologi
adalah keseluruhan sarana untuk mneyediakan barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyataan hidup manusia.Teknologi merujuk pada alat dan mesin
yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah didunia nyata.
C.
Manusia sebagai
subjek dan objek IPTEK
1.
Dalam bidang
pertanian
Mampu
menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor , alat pemotong dan
penanam, alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.
2.
Pengolahan lahan
Lahan dalam hal
ini meliputi lahan pertanian, pengolahan tanah baik untuk pemukiman maupun
industri.
3.
Pengolahan hutan
Cara-cara untuk
pengolahan hutan diantara lain memberi penyeluruhan kepada masyarakat sekitar
hutan agar tidak mencuri kayu dihutan, memberi sanksi terhadap orang yang
melakukan penebangan hutan secara liar, dan membentuk polisi hutan yang
bertugas mengawasi kelangsungan kelestarian hutan dan sebagainya.
4.
Pengolahan air
Pengolahan
sumber daya air dapat dilakukan dengan cara mempergunakan sumber daya alam air
seefisien mungkin. Air limbah yang dibuang keperarian harus dioleh lebih dahulu
sehingga memenuhi standar air limbah yang telah ditetapkan pemerintah, dan
mnegusahakan cahaya mata hati dapat menembus dasar perairan, sehingga proses
fotosintesis dapat berjalan lancer.
5.
Pengolahan udara
Udara mengandung
berbagai macam gas yang dibutuhkan untuk kehidupan, maka harus dijaga dengan
melakukannya pengolahan-pengolahan yang diantara lain mengalirkan gas buangan
kedalam air atau dalam larutan pengikat sebelum dibebaskan ke air, membangun
cerobong asap yang cukup tinggi sehingga asap tidak menambah polutan, dan
memperbanyak tanaman hijau di daerah polusi udara tinggi.
6.
Dalam bidang
kedokteran dan kesehatan
Dengan hasilnya
manusia menciptakan alat-alat operasi mutakhir, bermacam-macam obat, penggunaan
benda radioaktif untuk pengobatan dan mendiagnosis berbagai penyakit, sehingga
berbagai penyakit dapat dengan segera disembuhkan, dan dapat menurunkan angka
kematian dan mortalitas.Contoh obat yang mengandung raioaktif adalah isoni azid
yang mengandung c radioaktif, sangat efektif dan menyembuhkan penyakit TBC.
7.
Dalam bidang
teknologi
Manusia telah
membuat televisi, radio, telepon yang dapat
digunakan untuk berkomunikasi dengan cepat dalam waktu yang singkat
manusia dapat memperoleh informasi dari daerah yang sangat jauh, sehingga
penggunaan waktu sangat efisien.
8.
Dalam bidang
pertahanan dan keamanan
Manusia telah
mampu menciptakan alat atau persenjataan yang sangat canggih, sehingga dapat
memeprtahankan keamanan wilayahnya dengan baik.
9.
MANUSIA DAN LINGKUNGAN
A.
Manusia sebagai
makhluk hidup
Manusia adalah
objek yang sekaligus subjek. E. Cassirer menyatakan bhawa manusia itu adalah
“makhluk simbosis” dan plato merumuskan “manusia harus dipelajari bukan dalam
kehidupan pribadinya, tetapi dalam kehidupan sosial dan kehidupan politiknya.
Sedangkan menurut paham filsafat eksistensialsme: “manusia adalah eksistensi.
1.
Ciri-ciri
manusia sebagai makhluk hidup
a.
Tubuh manusia
Tubuh manusia
merupakan keseluruhan struktur fisik manusia.Tubuh manusia terdiri atas kepala,
leher, batang tubuh, sepasang lengan, dan sepsang kaki.Tubuh manusia ditutupi oleh
kulit dan diperkuat oleh rangka.
b.
Terdapat
protoplasma
Protoplasma
merupakan bagian terpenting dari sel yang terdiri atas kompleks sitoplasma
beserta isinya termasuk nucleus, yang terlindung dengan baik.Berbeda dengan
benda hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma.Lihat saja batu
atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel. Sehingga disebut sebagai
benda mati.
c.
Mempunyai bentuk
dan ukuran
Makhluk hidup
dapat dikenali ciri khas yang ada padanya dengan melihat bentuknya. Antara makhluk
hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun
bentuknya seperti manusia dengan kera, dengan jelas terlihat perbedaannya.
d.
Melakukan
aktivitas-aktivitas kehidupan
1)
Makan
Makanan
(nutrisi) diperlukan oleh makhluk hidup sebagai sumber energi, untuk
pertumbuhan dan menganti sel-sel yang rusak.
2)
Metabolisme
Metabolisme
merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia didalam organisme dan sel.
3)
Tumbuh dan
berkembang
Pertumbuhan
adalah penambahan biomassa yang bersifat tidak dapat balik (irreversible)
4)
Reproduksi
Makhluk hidup
memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri dan mempertahankan
keberadaan jenisnya didunia.
5)
Melakukan
adaptasi
Adaptasi pada
makhluk hidup bermacam-mcam diantaranya adaptasi morfologis, tingkah laku, dan
fisiologis. Contoh adaptasi fisiologi pada manusia, yaitu pada saat udara panas
akan berkeringat, dan pada saat udara dingin akan mengeluarkan banyak urin.
6)
Bergerak
Bergerak adalah
merupakan perubahan posisi atau pindah tempat, baik seluruh tubuh atau
bagian.Ada dua macam gerak pada makhluk hidup, yaitu gerak aktif dan gerak
pasif.Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap,
dan sirip.Gerak pasif misalnya ditunjukan oleh tumbuhan.
7)
Memiliki sistem
transpor
Transportasi
disini ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan keseluruh tubuh dan
pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
8)
Peka terhadap
rangsang
Kemampuan untuk
bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah
iritabilitas. Sebagai contoh, manusia jika diberi abu yang merangsang akan
mennaggapi rangsangan. Misalnya bensin.
9)
Memiliki sistem
regulasi
Pengertian sistem
regulasi adalah sistem pengaturan yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk
dapat hidup seimbang, serasi dan selaras, yang diatur oleh syaraf dan hormon.
10) Ekskresi
Ekskresi adalah
proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh. Dalam proses oksidasi makanan
selain menghasilkan energi. Tubuh organisme juga menghasilkan zat sisa yang
harus dikeluarkan, akan membahayakan tubuh.
2.
Sifat-sifat
manusia sebagai makhluk hidup
1.
Ikatan-ikatan
biologis
2.
Makhluk adalah
satuan hidup
3.
Sistemenergi
yang dinamis
4.
Pertumbuhan yang
mnegikut pola tertentu
5.
Pengaruh proses
pematangan terhadap tingkah laku
3.
Manusia sebagai
makhluk sosial
Didalam
kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian.Manusia memiliki keinginan
untuk bersosialisasi dengan sesamanya.
B.
Pengertian
lingkungan
Lingkungan
adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam
seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di
atas tanah maupun di dalam lautan dengan kelembagaan yang meliput ciptaan
manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan linkungan fisik tersebut.
C.
Manusia dan
lingkungan hidup
Manusia
merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya pikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makhluk lainnya.
Lingkungan
manusia terdiri atas :
1.
Lingkungan alam
2.
Lingkungan sosial
budaya
3.
Hakikat manusia
sebagai objek dan subjek lingkungan
D.
Jumlah penduduk
dan lingkungan hidup
Apabila suatu
Negara memiliki pendapatan kecil dan jumlah penduduk banyak, pendapatan
perkapita akan rendah. Hal itu mneunjukan bahwa taraf kehidupan ekonomi
masyarakat rendah, berikut ini berbagai dampak dari kepadatan penduduk:
1.
Ketersediaan air
bersih
2.
Ketersediaan
pangan
3.
Ketersediaan
lahan
4.
Ketersediaan
udara bersih
5.
Pencemaran
lingkungan
E.
Kerusakna alam
dan lingkungan
1.
Bentuk kerusakna
lingkungan hidup akibat peristiwa lama
a.
Letusan gunung
berapi
b.
Gempa bumi
c.
Angina topan
2.
Kerusakan
lingkungan hidup karena manusia
Beberapa bentuk
kerusakan linghkungan hidup karena faktor manusia antara lain:
a.
Terjadinya
pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan udara)
Sebagai dampak
adan ya kawasan industri
b.
Terjadinya
banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembangunan air dan
kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c.
Terjadinya tanah
longsor, sebagai akibat langsung dari rusaknya hutan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar