Minggu, 13 November 2016

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

DISUSUN OLEH
NAMA                 : MARIA SANTI SANTIKA
NIM                     : 1612041395
SEMESTER        : I (SATU)




JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSADA KHATULISTIWA
SINTANG
2016
ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR

Muhammad Syukri Albani Nasution
M. Nur Husein Daulay
Neila Susanti
Syafruddin Syam

Kata sambutan
Prof. Dr. H Nur A. Fadhil Lubis. M.A
(Rektor UIN Sumatera Utara)

1.      HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD
Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya.
A.    Pengertian ilmu sosial budaya dasar
ISBD bukan suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya.Ilmu sosial budaya dasar (ISBD) adalah sebagai integrasi ISD dan IBD yang memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial yang atau dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengkaji masalah sosial dan kemanusiaan dan budaya.ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial.
B.     Ruang lingkup ISBD
1)      ISD :
a)      Kenyataan-kenyataan sosial.
b)      Konsep-konsep sosial.
c)      Masalah-masalah sosial.
2)      IBD
a)      Berbagai aspek kehidupan.
b)      Hakikat manusia yang satu dan universal.

2.      MANUSIA DAN ILMU HUMANIORA
A.    Kedudukan manusia sebagai makhluk tuhan.
1)      Kodrat manusia
Kodrat manusia adalah keseluruhan sifat-sifat sah, kemampuan atau bakat-bakat alami yang melekat pada manusia.
2)      Hakikat manusia
Hakikat manusia artinya derajat manusia.
3)      Martabat manusia
Martabat manusia artinya harga diri manusia.
4)      Hak asasi manusia
Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai augerah tuhan yang maha esa, seperti hak hidup, hak milik, hak kebebasan, atau hak kemerdekaan.
5)      Kewajiban manusia
Kewajiban manusia artinya suatu yang harus dikerahkan oleh manusia.
B.     Pengertian budaya dan kebudayaan
1)      Pengertian kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata sangsekerta  “buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “buddhi” yang artinya budi atau akal.
2)      Pengertian budaya
Budaya secara harpiah berasal dari bahasa latin, yaitu “corele” yang memiliki arti mnegerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang. Budaya berasal dari bahasa sangsekerta, yaitu “buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari “buddhi” (budi atau akal).
3)      Pengertian adat istiadat
Adat istiadat adalah aneka kelaziman dalam suatu negeri yang mengikuti pasang naik dan pasang surut situasi masyarakat.
4)      Pengertian kebiasaan
Kebiasaan adalah suatu yang kamu lakukan secara periodik (present tense/saat ini).Dulunya (past tense) hal itu tidak pernah kamu lakukan, tetapi sekarang jadi melakukannya secara periodik.
C.     Perubahan kebudayaan
Perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidaksesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
1)      Seni sebagai bentuk mimesis
Pemikiran mistis, manusia terkepung oleh kekuatan-kekuatan gaib sekitarnya, yaitu kekuasaan dewa-dewa alam raya atau kekuasaan kesuburan, dipentaskan kedalam mitologi-mitologi bangsa primitive.Begitu juga dengan kesenian.Kesenian sebagai artifact, yakni wujud dari kebuyaan disamping idea dan aktivities juga dipengaruhi oleh hal-hal yang berbau mitos. Contohnya: dikepulauan mentawai, turuk langgai yang merupakan tarian budaya yang menyimbolkan binatang yang ada di lingkungan yang mereka tempati. Liuk tubuh dan rentakan kaki penari mengikuti irama gendang (jajelimak) seperti menirukan tingkah hewan seperti elang, ayam bahkan monyet.
2)      Seni sebagai bentuk ekspresi
Ekspresi dalam bahasa inggris adalah expression yang dapat diartikan sebagai “action of manifesting a feeling” atau tindakan mewujudkan perasaan. Expression sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “ expressionem” kata benda dari tindakan exprimere, yaitu suatu tindakan atau penciptaan yang mengungkapkan perasaan. Demikian halnya, bahwa pada aliran ekspresionisme memandang bahwa karya seni sudah seharusnya menjadi ungkapan isi batin dan perasaan sang seniman, tidak hanya sebagai tiruan alam (mimesis). Kandinsky membagi menjadi dua, yakni unsur dalam dan unsur luar.Unsur dalam ialah emosi dalam jiwa seorang seniman, dan unsur luar ialah impresi, yaitu kesan langsung dari alam yang di luar dari seorang seniman.
3)      Seni dalam konsep fungsional
Fungsional ialah sikap dan alam pikiran yang makin tampak pada manusia modern, yang mana tidak lagi terpesona oleh lingkungannya (sikap mitis), dan tidak lagi dengan kepala dingin mengambil jarak dengan objek penylidikannya (sikap ontologis), namun manusia ingin mengadakan relasi-relasi baru, suatu kebertautan yang baru terhadap segala sesuatu dalam lingkungannya. Misalnya pada kesenia, sebagai salah satu unsur kebudayaan, terjadi mula-mula karena mannusia ingin memuaskan kebutuhan nalurinya akan keindahan. Contoh misalnya lukisan affandi tentang “ pengemis tidur” yang mengunggah kesadaran sosial.
D.    Proses pembuatan budaya
1)      Proses internalisasi
Manusia terlahir dengan potensi bawaan : perasaan, hasrat, nafsu, emosi, dan seterusnya. Manusia menanamkan dalam kepribadiannya hal-hal yang diperlukan dalam kehidupan. Individu berusaha memenuhi hasrat dan motivasi dalam dirinya: beradaptasi, belajar dari alam dan lingkungan sosial dan budayanya.
2)      Proses sosialisasi
Individu belajar pola-pola tindakan dalam interaksi dengan sesama, sosialisasi berarti proses belajar anggota masyarakat untuk mengenal dan mneghayati kebudayaan masyarakat dilingkungannya.
3)      Proses enkulturasi
Individu mempelajari dan menyesuaikan dalam pikiran dan sikapnya dengan adat istiadat, sistemnorma, dan peraturan-peraturan dalam kebudayaannya. Pada awal meniru, sesuai dengan perkembangan kehidupan, membaca, menghayati, hingga menjadi pola tindakan.

3.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homosapiens (bahasa latin yang berarti manusia yang tahu). Spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi dimana dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
A.    Manusia sebagai makhluk sosial
Manusia adalah makhluk yang selalu beinteraksi dengan sesamanya. Kita harus mengakui bahwa manusia merupakan makhluk sosial karena manusia tidak bisa hidup tanpa berhubungan dengan manusia yang lainnya bahkan untuk urusan kecil apapun tetap membutuhkan orang lain membantu kita.
1.      Karakteristik manusia sebagai makhluk sosial
a)      Dorongan untuk makan
b)      Dorongan untuk mempertahankan diri
c)      Dorongan untuk melangsungkan jenis
Dari tahap diatas menggambarkan bagaimana individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial dimana antar individu merupakan suatu komponen yang saling ketergantungan dan membutuhkan.Sebagai mahluk sosial adalah adanya suatu bentuk interaksi sosial didalam hubungan manusia satu dengan manusia yang lainnya.
a)      Tekanan emosional
Ini sangat memengaruhi bagaimana manusia berinteraksi satu sama lain.
b)      Harga diri yang rendah
Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi manusia yang direndahkan, maka akan memiliki hasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain karena kondisi tersebut dimana orang yang direendahkan membutuhkan kasih saying orang lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi seperti semula.
c)      Isolasi sosial
Orang yang terisolasi harus melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis.Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya.
2.      Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial
Manusia sebagai makhluk sosial artinya, manusia sebagai warga masyarakat.Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan menusia lainnya.Kerjasama sosial merupakan merupakan syarat untuk kehidupan yang baik dalam masyarakat yang saling membutuhkan.Kehidupan sosial, kebersamaan, baik itu non formal (masyarakat) maupun dalam bentuk-bentuk formal (intitusi Negara) dengan wibawanya wajib mnegayomi individu.
3.      Pengembangan manusia sebagai makhluk sosial
Ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu ingin berhubungan dengan manusia lain. Hal ini mneunjukan kondisi yang interdependensi.Pada zaman modern seperti saat ini manusia memerlukan pakaian yang tidak mungkin dibuat sendiri. Imanuek kant mengatakan “manusia hanya dapat menjadi manusia karena pendidikan”. Jadi jika manusia tidak dididik, maka ia tidak akan menjadi manusia dalam arti yang sebenarnya. Hal tersebut memberikan penekanan bahwa pendidikan memberikan kontribusi bagi pembentukan pribadi seorang manusia sebagai makhluk sosial.berarti bahwa disamping manusia hidup bersama demi memenuhi kebutuhan jasmani, manusia juga hidup bersama dalam memenuhi kebutuhan rohani.
B.     Manusia sebagai mankhluk tuhan
Diyakini oleh semua manusia bahwa segala yang ada dalam alam semesta ini ada yang menciptakannya, yaitu Tuhan Yang Maha Esa diantara makhluk ciptaan tuhan.Manusia merupakan makhluk yang mempunyai keistimewaan, yaitu memiliki akal budi.Manusia sebagai diri pribadi merupakan makhluk yang diciptakan secara sempurna oleh tuhan yang maha esa.Diamati secara seksama, benda-benda atau makhluk ciptaan tuhan yang ada disekitar kita, mereka memiliki unsur yang melekat padanya, yaitu unsur benda, hidup, naluri, dan akal budi.
1.      Hakikat manusia sebagai makhluk Tuhan
a.       Kodrat manusia
Kodrat manusia adalah keseluruhan sifat-sifat sah, kemmapuan atau bakat-bakat alami yang melekat pada mnausia, yaitu manusia sebagai makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
b.      Harkat manusia
Harkat manusia artinya, derajat manusia.Harkat mnausia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
c.       Martabat manusia
Martabat manusia artinya harga diri manusia. Martabat manusia adalah kedudukan manusia yang terhormat sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang berakal budi sehingga manusia mendapat tempat yang tinggi dibanding makhluk yang lain.
d.      Hak asasi manusia
Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa seperti hak hidup, hak milik, dan hak kebebasan atau kemerdekaan.
e.       Kewajiban manusia
Kewajiban manusia artinya suatu yang harus dikerjakan manusia.Kewajiban manusia adalah keharusan untuk melakukan sesuatu sebagai konsekuensi manusia sebagai makhluk individu yang mempunyai hak-hak asasi.
2.      Tanggung jawab manusia sebagai makhluk tuhan
a.       Mengabdikan diri kepada tuhan dengan beriman dan melakukan amal soleh mengikuti syariat yang ditetapkan oleh agama.
b.      Mensyukuri nikmat yang telah dikaruniakannya kepada kita semua.
c.       Beribadah kepada tuhan YME sesuai dengan keyakinan dan dan kepercayaan yang di anut masing-masing.
d.      Melaksanakan segala perintahnya serta berusaha menjauhi atau meniggalkan segala apa yang dilarang oleh Tuhan YME.
e.       Menuntut ilmu dan menggunakannya untuk kebajikan (kemaslahatan) umat manusia sebagai bekal kehidupan baik  di dunia maupun diakhirat kelak.
f.       Menjalin tali silaturahmi atau persaudaraan guna melanjutkan kehidupan masyarakat yang aman, tentram, damai dan sejahtera.



4.      MANUSIA DAN PERADABAN
A.    Pengertian adab dan peradaban
Masyarakat yang beradab diartikan sebagai masyarakat yang mempunyai sopan santun dan kebaikan budi pekerti. Ketenangan, kenyamanan, ketentraman, kedamaian sebagai makna hakikat manusia beradab dalam pengetian lain adalah suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Istilah peradaban dalam bahasa inggris disebut civilization.Istilah peradaban sering dipakai untuk menunjukan pendapat dan penilaian kita terhadap perkembangan kebudayaan.Peradaban berasal dari kata “adab” yang berarti kesopanan, kehormatan, budi bahasa dan etiket.
Adab erat hubungannya dengan:
1.      Moral, artinya nilai-nilai dalam masyarakat yang hubungannya dengan kesusilaan.
2.      Norma, yaitu aturan, ukuran atau pedoman yang digunakan dalam menentukan suatu yang baik atau salah.
3.      Etika, yaitu nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam mengatur tingkah laku manusia.
4.      Estetika, yaitu berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, kesatuan, keselarasan, tingkah kebaikan.
B.     Masyarakat madani
Masyarakat madani diprediksi sebagia masyarakat yang berkembang sesuia dengan potensi budaya, adat istiadat, dan agama.Masyarakat madani adalah masyarakat yang berbudaya namun mampu berinteraksi dengan dunia luar yang modern sehingga dapat terus berkembang dan maju. Dalam masyarakat madani, setiap warganya menyadari dan mengerti akan haknya serta kewajibannya terhadap Negara, bangsa dan agama.
C.     Tradisi dan modernisasi
Tradisi adalah informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi bai tertulis maupun lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah. Dalam pengertian lain tradisi adalah adat istiadat atau kebiasaan yang turun temurun yang masih dijalankan dimasyarakat. Contohnya adalha lukisan, patung, dan arca, peninggalan yang bersifat materil. Sementara itu peninggalan yang bersifat bahasa atau dialek, upacara adat, dan norma.
D.    Peradaban dan probelamtika
Peradaban adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebutkan  baugian-bagian atau unsur kebudayaan yang dianggap halus, indah dan maju. Dengan didukung teknologi komunikasi dan transportasi yang canggih. Dampak globalisasi akan sangat luas dan komplek. Akibatnya akan mengubah pola piker, sikap, dan tingkah laku manusia. Hal seperti ini kemungkinan dapat mengakibatkan perubahan aspek kehidupan yang lain, seperti hubungan kekeluargaan, kemasyarakatan, kebangsaan, atau secara umum berpengaruh kepada sistem budaya bangsa. Problematika peradaban yang penting lainnya adalah adaya kemungkinan punahnya suatu bahasa didaerah tertentu disebabkan penutur bahsa nya telah “terkontaminasi” oleh pengaruh gobalisasi.Contoh kasusnya ialah seperti yang terjadi disumatera barat.Di daerah ini sering kali kita temukan pencampuran bahsa (code mixing) yang biasanya dituturkan oleh anak muda disumatera barat, seperti percampuran bahasa betawi dan minang dalam percakapan sehari-hari.Hal seperti ini jelas mengancam eksistensi di suatu daerah.

5.      MANUSIA KERAGAMAN DAN KESETARAAN
A.    Unsur-unsur keragaman
Keragaman berasal dari kata ragam yang menurut kamus besar bahsa Indonesia (KBBI) artinya:
1.      Tingkah laku
2.      Macam jenis
3.      Lagu/musik, langgam
4.      Warna:corak:ragi
5.      Laras (tata bahasa)
Keragaman manusia sudah menjadi fakta sosial dan fakta sejarah kehidupan. Contohnya di Indonesia, etnis tionghoa memperoleh perlakuan diskriminatif, baik secara sosial dan politik dari suku-suku lain di Indonesia. Dan ternyata semua yang telah terjadi adalah kekeliruan, mkarena perlakuan merendahkan martabat orang atau bangsa lain adalah tindakan tidak masuk akal dan menyesatkan, sementara semua orang dan semua bangsa adalah sama dan sederajat. Sehingga keragamna yang dimaksud disini adalah suatu kondisi masyarakat dimana terdapat peradaban-peradaban dalam berbagai bidang, terutama suku bangsa, dan ras, agama dan keyakinan, ideologi, adat kesopanan serta situasi ekonomi.
B.     Hakikat keragaman dan kesetaraan manusia
Keragaman berasal dari kata ragam.Keragaman menunjukan adanya banyak macam, banyak jneis.Keragaman manusia dimaksudkan bhawa setiap manusia memiliki perbedaan-perbedaan ini ada karena manusia adalah makhluk individu yang setiap individu memiliki ciri-ciri khas tersendiri.Perbedaan ini terutama ditinjau dari sifat-sifat pribadi misalnya, watak, kelakuan temperamen, dan hasrat.
Kesetaraan berasal dari kata setara atau sederajat jadi kesetaraan juga dapat disebut sederajat. Dengan demikian kesetaraan atau kesederajatan menunjukan adanya tingkatan yang sama, kedudukan yang sama, tidak lebih tinggi atau tidak lebih rendah antara satu sama lin. Kesetaraan manusia bermakna bahwa manusia sebagai makhluk tuhan memiliki tingkat atau kedudukan yang sama.



C.     Pelapisan sosial dan kesamaan derajat
1.      Pengertian pelapisan sosial
Menurut PJ. Bouman, pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalma kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan anggota masyarakat yang berada dikelas tinggi mempunyai hak-hak istimewa dibandingkan dengan yang berada dikelas rendah. Contohnya para petani daun bakau untuk pembuatan rokok, harga bakau harus  ditentukan oleh tengkulak yang sudah bekerja sama dengan produsen rokok yang telah memiliki nama. Tingkatan ekonomilah yang membuat strratifikasi sosial ini muncul, belum lagi karena jabatan dan tingkat pendidikan.Ada beberapa teori tentang pelapisan sosial. Pelapisan sosial masyarakat dibagi menjadi bebrapa kelas:
a.       Kelas atas (Upper class)
b.      Kelas bawah (lower class)
c.       Kelas menengah (middle class)
d.      Kelas menengah kebawah (lower middle class)
2.      Pengertian kesamaan derajat
Kesamaan derajat adalah suatu sifat yang menghubungkan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik, maksudnya orang sebagai anggota masyarakat memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan Negara. Persamaan derajat dimuat dalam University Delaration Of Huma Right (1948) dalam pasal-pasalnya seperti:
a.       Pasal 1; sekalan orang dilahirkan merdeka dan mempunyai martabat dan hak yang sama. Mereka dikaruniai akal budi dan hendaknya bergaul satu sama lain dalam persaudaraan.
b.      Pasal 2 ayat 1; setiap orang berhak atas semua hak dan kebebasan yang tercantum tanpa terkecuali apapun seperti bangsa, warna kulit, jenis kelamin, bahsa, agama, poliitik, dan lain-lain.
D.    Kemiskinan sebagai masalah sosial
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, antara lain:
1.      Faktor ekonomi: kemiskinan, pengangguran, dan lain-lain.
2.      Faktor budaya: perceraian, kenakalan remaja, dan lain-lain.
3.      Faktor biologi: penyakit menular, keracunan makanan dan sebagainya.
4.      Faktor psikologis: penyakit syaraf, aliran sesat, dan sebagainya.
Kemiskinan juga sangat berpengaruh terhadap lingkungan itu sendiri.Penduduk miskin yang terdesak akna mencari lahan-lahan kritis atua lahan-lahan konversi sebagai tempat pemukiman. Selain itu, penduudk miskin pun akan sulit dalam hal mencari lapangan pekerjaan, penduudk miskin tanpa pencaharian akna memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai usaha dalam memenuhi kebutuhannya tanpa mempertimbnagkan kaidah-kaidah ekologis yang berlaku.
Dengan pergantian kepemimpinan pun juga tak mampu menekan jumlah masyarakat miskin.Bukannya masyarakat miskin yang terus berkurang malah isu-isu ketimpangan sosial yang justru muncul kepermukaan tak memandang itu di perkotaan maupun dipedesaan.
E.     Peranan pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam perkembangan anak yang berasal dari keluarga miskin.
Kemiskinan merupakan masalah sosial yang lumrah terjadi disetiap Negara, terutama dinegara-negara dunia ketiga.Kemiskinan tentu saja memiliki dampak kepada berbagai aspek kehidupan manusia, terutama perkemangan anak.
1.      Peran pemerintah
Pemerintah merupakan lembaga yang sangat berperan dalam memberantas kemiskinan.Peran pemerintah dapat membuat kebijakan yang dapat memberikan sarana dan prasarana yang menunjang agar keluarga miskin dapat berkembang.
2.      Peran masyarakat
Masyarakat dapat berperan dalam mnegembangkan secara optimal anak dan keluarga miskin agar menjadi SDM yang handal.Dalam perkembangannya, bias jadi kearifan yang timbul antar komunitas local itu berbeda dengan yang liannya, tanpa menghilangkan subtansi yang dimiliki dari nilai kearifan tersebut, yaitu berufngsi sebagai solusi terhadap masalah yang ada disekitarnya.Adanya budaya “malu” pun dapat memicu keluaga dari anak tersebut untuk mencapai kesuksesannya. Misalnya, karena keluarga lain dilingkungan sekitarnya rata-rata sukses, mereka akan malu apabila tidka ikut bergerak untuk mencapai presentasi tertentu.
3.      Peran keluarga
Keluarga merupakan faktor yang paling berperan dalamperkembangan seorang anak menjadi SDM yang optimal.Oleh karena itu, dukungan keluarga sangat dibutuhkan agar anak tersebut menjadi SDM yang optimal.Setelah keluarga memiliki pengetahuan yang dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, keluarga dapat mengarahkan anak tersebut agar bias menjadi SDM yang optimal. Keluarga pun dapat memberikan penghargaan kepada anak yang lain (jika ada) ikut termotivasi dan anak yang berhasil tersebut cebderung mnegulang prestasi itu agar mendapat penghargaan.

6.      MANUSIA MORALITAS DAN HUKUM
A.    Etika dan moral
Etika merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang dilakukan manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan atau pola tingkah laku yang dihasilkan oleh akal manusia. Etika diartikan “sebagai ilmu yang mempelajari kebaikan dan keburukan dalam hidup manusia khususnya perbuatan manusia perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak dan didasari pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan”.
1.      Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai suatu yang bernilai. Artinya, etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya.
2.      Etika normatif, jika berbicara tentang etika, maka kita juga akan membicarakan tentang moral. Secara etimologis, istilah “moral” berasal dari bahasa latin. Bentuk tunggal kata “moral” yaitu “mos” sedangkan bentuk jamaknya yaitu “mores” yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat. Arti dari etika; maka secara etimologis, kata “etika” sama dengan kata “moral’ karena jedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti, yaitu kebiasaan adat, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku. Sedangkan yang membedakan hanyalah bahasa asalnya saja, yaitu etika dari bahasa yunani dan moral dari bahasa latin.
B.     Manusia dan moralitas
Manusia dan moralitas, dalam kamus bahsa Indonesia apa definisi tentang moralitas. Moralitas berarti budi pekerti, sopan santun adat kesopanan.Istilah moral juga biasanya digunakan untuk membentuk batas-batas suatu perbuatan, kelakuan, sifat dan perangkai dinyatakan benar, salah, baik, buruk, layak atau tidak layak, patut maupun tidak patut.Moral juga diartikan sebagai ajaran baik dan buruknya perbuatan dan kelakuan, akhlak, kewajiban dan sebagainya.

C.     Manusia dan agama
Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki potensi untuk berakhlak baik (taqwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senantiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek intriksik, naluriah atau hawa nafsu, seperti naluri makan/minum, seks, berkuasa dan rasa aman. Kata agama dalam bahsa Indonesia berarti sama dengan “diri” dalam bahasa arab dan dan semit. Atau dalam bahasa inggris,  “religion”. Mneurut durkhin, agam aadalah sistem kepercayaan yang praktik yang dipersatukan yang berkaitan dengan hal-hal yang kudus.Bagi spencer, agama adalah kepercayaan terhadap suatu yang mutlak.Sementara Dewey, menyatakan bahwa agama adalah pencarian manusia terhadap cita-cita umum dan abadi meskipun dihadapkan pada tantangan yang dapat mengancam jiwa; agama adalah pengenalan manusia terhadap kekuatan gaib yang hebat.
D.    Hukum dan moralitas
Achmad ali menyatakan hukum adalah seperangkat norma tentang apa yang benar dan apa yang slaah. Yang dibuat dan diakui eksistensinya oleh pemerintah yang dituangkan baik dalam aturan tertulis (peraturan) maupun yang tidak tertulis yang mnegikat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya secara keseluruhan dan dengan ancaman sanksi bagi penggar aturan tersebut.
1.      Hukum tidak dapat dipisahkan dari aspek moral. Secara konkret mnegatur, sedangkan moraltas telah menuntut untuk ditransformasikan oleh karena itu, moralitas haruslah diutamakan. Hukum bukanlah suatu tujuan yang luhur, yakni keadilan, kebahagiaan, dan kesejahteraan rakyat.
2.      Hukum dan moralitas, sebagai seruan etis
Hukum sangat erat seklai, ada pepatah roma mengatakan “apa artinya undang-undang kalau tidak disertai moralitas?”. Oleh karena itu, kualitas hukum harus diukur dengan norma moral, perundang-undangan yang nonmoral harus diganti dengan demikian hukumhukum bias mneingkatan dampak sosial dari moralitas.
3.      Problem moral penegakan hukum
Problem mendasar dalam praktis penegakan hukum, sebagaimana yang diuraikan diatas, adalah putusan yang diambil dimeja pengadilan.Tidak memiliki roh keadilan.Oleh karena itu, kerap dikatakan bahwa kalangan hukum kita tidak memiliki naluri dan minus nilai-nilai etika moral.

7.      MEMANUSIAKAN MANUSIA
A.    Manusia dan keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai suatu hal, baik menyangkut benda atau orang.Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran”.Kebanyakan orang-orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan bnayak gerakan sosial dan politis diseluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan.
1.      Teori keadilan menurut aristoteles
Eristoteles mengemukakan lima jenis perbuatan yang data digolongkan adil.
a.       Keadilan komunikatif; keadilan secara komunikatif adalah perlakuan terhadap seorang dengan tidak melihat jasa-jasa yang dilakukan nya.
b.      Keadila distributif; kedilan distributif adalah perlakuan terhadap seorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah dilakukannya.
c.       Keadilan kodrat alam; adalah memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan orang lain kepada kita.
d.      Keadilan konvensional; adalah keadilan apabila seorang warga Negara telah menaati segala peraturan perundang-undangan yang telah diwajibkan.
e.       Keadilan menurut teori perbaikan; apabila seseorang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar.
2.      Teori keadilan menurut Thomas Hobbes
Suatu perbuatan dikakatan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian yang tela disepakati.Mengenai teori keadilan ini, notonegoro menambahkan keadilan legalitas atau keadilan hukum, yaitu keadaan dikatakan adil jika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
B.     Manusia dan cinta kasih
Cinta dan rasa sangat suka atau rasa saying ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan rasa kasih artinya  perasaan saying atau cinta kepada ata menaruh belas kasihan. Maka pengertian cinta dan kasih hamper bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta kepada seseorang. Dan cinta kasih biassanya juga diartikan sebagai perasaan suka atau senang kepada seseorang dan juga disertai dengan menaruh belas kasih.
C.     Manusia dan penderitaan
Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar.Penderitaan berasal dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa sansekerta yang artinya menanggung atau merasakan suatu yang tidak menyenangkan.Penderitan bias bersifat lahir dan batin.Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.Oleh Karena itu penderitaanbelum tentu tidak bermanfaat.Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan.Penderitaan ada yang ringan dan berat.Contohnya penderitaan yang ringan adalah ketika seorang mengalami kegagalan dalam menanggapi keinginannya. Sedangkan contoh penderitaan berat adalah ketika seseorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang ingin mengakhiri hidupnya.
D.    Manusia dan tanggung jawab
Pada dasarnya manusia dan tanggung jawab itu berada dalam suatu naungan atau berdampingan. Tanggung jawab adalah suatu kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya baik disengaja maupun tidak disengajakan. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujud dan atas perbuatannya.Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban.Kewajiban adalah suatu yang dibedakan terhadap seorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajiban.
E.     Manusia dan pandangan hidup
Adapun pengertian pandangan hidup itu adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk hidup di dunia agar dapat menjalani hidup yang lebih baik lagi dengan adanya pandangan hidup tersebut.
F.      Manusia dan kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah” .gelisah artinya rasa yang tidak tentram dihati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya) tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan menggambarkan seorang yan tidak tentram hati maupun perbuatannya.Artinya merasa gelisah, khawatir, cemas, atau takut dan jijik.
G.    Manusia dan harapan
Harapan berarti suatu yang dinginkan dapat terjadi. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawa orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “si pungguk merindukan bulan” .


8.      MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI
A.    Pengertian sains
Sains adalah apa yang dikerjakan para ahli sians (saintis). Pengertian sains adalah :
1.      Sains adalah sejumlah proses kegiatan mnegumpulkan informasi secara sistematik tentang dunia sekitar.
2.      Sains adalah pengetahuan yang diperoleh melalui proses kegiatan tertentu
3.      Sains diceritakan oleh nilai-nilai dan sikap para ilmuwan menggunakan proses ilmiah dalam memperoleh pengetahuan.
B.     Pengertian teknologi
Teknologi sebenarnya berasal dari bahsa perancis, yaitu “la tekniaue” yang dapat diatikan dengan “semua proses yang dilakukan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk mneyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyataan hidup manusia.Teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah didunia nyata.
C.     Manusia sebagai subjek dan objek IPTEK
1.      Dalam bidang pertanian
Mampu menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor , alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian, dan alat penyemprot hama.
2.      Pengolahan lahan
Lahan dalam hal ini meliputi lahan pertanian, pengolahan tanah baik untuk pemukiman maupun industri.
3.      Pengolahan hutan
Cara-cara untuk pengolahan hutan diantara lain memberi penyeluruhan kepada masyarakat sekitar hutan agar tidak mencuri kayu dihutan, memberi sanksi terhadap orang yang melakukan penebangan hutan secara liar, dan membentuk polisi hutan yang bertugas mengawasi kelangsungan kelestarian hutan dan sebagainya.
4.      Pengolahan air
Pengolahan sumber daya air dapat dilakukan dengan cara mempergunakan sumber daya alam air seefisien mungkin. Air limbah yang dibuang keperarian harus dioleh lebih dahulu sehingga memenuhi standar air limbah yang telah ditetapkan pemerintah, dan mnegusahakan cahaya mata hati dapat menembus dasar perairan, sehingga proses fotosintesis dapat berjalan lancer.
5.      Pengolahan udara
Udara mengandung berbagai macam gas yang dibutuhkan untuk kehidupan, maka harus dijaga dengan melakukannya pengolahan-pengolahan yang diantara lain mengalirkan gas buangan kedalam air atau dalam larutan pengikat sebelum dibebaskan ke air, membangun cerobong asap yang cukup tinggi sehingga asap tidak menambah polutan, dan memperbanyak tanaman hijau di daerah polusi udara tinggi.
6.      Dalam bidang kedokteran dan kesehatan
Dengan hasilnya manusia menciptakan alat-alat operasi mutakhir, bermacam-macam obat, penggunaan benda radioaktif untuk pengobatan dan mendiagnosis berbagai penyakit, sehingga berbagai penyakit dapat dengan segera disembuhkan, dan dapat menurunkan angka kematian dan mortalitas.Contoh obat yang mengandung raioaktif adalah isoni azid yang mengandung c radioaktif, sangat efektif dan menyembuhkan penyakit TBC.
7.      Dalam bidang teknologi
Manusia telah membuat televisi, radio, telepon yang dapat  digunakan untuk berkomunikasi dengan cepat dalam waktu yang singkat manusia dapat memperoleh informasi dari daerah yang sangat jauh, sehingga penggunaan waktu sangat efisien.

8.      Dalam bidang pertahanan dan keamanan
Manusia telah mampu menciptakan alat atau persenjataan yang sangat canggih, sehingga dapat memeprtahankan keamanan wilayahnya dengan baik.

9.      MANUSIA DAN LINGKUNGAN
A.    Manusia sebagai makhluk hidup
Manusia adalah objek yang sekaligus subjek. E. Cassirer menyatakan bhawa manusia itu adalah “makhluk simbosis” dan plato merumuskan “manusia harus dipelajari bukan dalam kehidupan pribadinya, tetapi dalam kehidupan sosial dan kehidupan politiknya. Sedangkan menurut paham filsafat eksistensialsme: “manusia adalah eksistensi.
1.      Ciri-ciri manusia sebagai makhluk hidup
a.       Tubuh manusia
Tubuh manusia merupakan keseluruhan struktur fisik manusia.Tubuh manusia terdiri atas kepala, leher, batang tubuh, sepasang lengan, dan sepsang kaki.Tubuh manusia ditutupi oleh kulit dan diperkuat oleh rangka.
b.      Terdapat protoplasma
Protoplasma merupakan bagian terpenting dari sel yang terdiri atas kompleks sitoplasma beserta isinya termasuk nucleus, yang terlindung dengan baik.Berbeda dengan benda hidup atau benda mati yang tidak memiliki protoplasma.Lihat saja batu atau komputer yang tidak memiliki protoplasma atau sel. Sehingga disebut sebagai benda mati.
c.       Mempunyai bentuk dan ukuran
Makhluk hidup dapat dikenali ciri khas yang ada padanya dengan melihat bentuknya. Antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain memiliki perbedaan baik dalam ukuran maupun bentuknya seperti manusia dengan kera, dengan jelas terlihat perbedaannya.
d.      Melakukan aktivitas-aktivitas kehidupan
1)      Makan
Makanan (nutrisi) diperlukan oleh makhluk hidup sebagai sumber energi, untuk pertumbuhan dan menganti sel-sel yang rusak.
2)      Metabolisme
Metabolisme merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia didalam organisme dan sel.
3)      Tumbuh dan berkembang
Pertumbuhan adalah penambahan biomassa yang bersifat tidak dapat balik (irreversible)
4)      Reproduksi
Makhluk hidup memiliki cara masing-masing untuk dapat memperbanyak diri dan mempertahankan keberadaan jenisnya didunia.
5)      Melakukan adaptasi
Adaptasi pada makhluk hidup bermacam-mcam diantaranya adaptasi morfologis, tingkah laku, dan fisiologis. Contoh adaptasi fisiologi pada manusia, yaitu pada saat udara panas akan berkeringat, dan pada saat udara dingin akan mengeluarkan banyak urin.
6)      Bergerak
Bergerak adalah merupakan perubahan posisi atau pindah tempat, baik seluruh tubuh atau bagian.Ada dua macam gerak pada makhluk hidup, yaitu gerak aktif dan gerak pasif.Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap, dan sirip.Gerak pasif misalnya ditunjukan oleh tumbuhan.



7)      Memiliki sistem transpor
Transportasi disini ialah proses pengedaran berbagai zat yang diperlukan keseluruh tubuh dan pengambilan zat-zat yang tidak diperlukan untuk dikeluarkan dari tubuh.
8)      Peka terhadap rangsang
Kemampuan untuk bereaksi terhadap rangsangan dari lingkungan disebut dengan istilah iritabilitas. Sebagai contoh, manusia jika diberi abu yang merangsang akan mennaggapi rangsangan. Misalnya bensin.
9)      Memiliki sistem regulasi
Pengertian sistem regulasi adalah sistem pengaturan yang ada di dalam tubuh makhluk hidup untuk dapat hidup seimbang, serasi dan selaras, yang diatur oleh syaraf dan hormon.
10)  Ekskresi
Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh. Dalam proses oksidasi makanan selain menghasilkan energi. Tubuh organisme juga menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan, akan membahayakan tubuh.
2.      Sifat-sifat manusia sebagai makhluk hidup
1.      Ikatan-ikatan biologis
2.      Makhluk adalah satuan hidup
3.      Sistemenergi yang dinamis
4.      Pertumbuhan yang mnegikut pola tertentu
5.      Pengaruh proses pematangan terhadap tingkah laku
3.      Manusia sebagai makhluk sosial
Didalam kehidupannya, manusia tidak hidup dalam kesendirian.Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesamanya.


B.     Pengertian lingkungan
Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan dengan kelembagaan yang meliput ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan linkungan fisik tersebut.
C.     Manusia dan lingkungan hidup
Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya pikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makhluk lainnya.
Lingkungan manusia terdiri atas :
1.      Lingkungan alam
2.      Lingkungan sosial budaya
3.      Hakikat manusia sebagai objek dan subjek lingkungan
D.    Jumlah penduduk dan lingkungan hidup
Apabila suatu Negara memiliki pendapatan kecil dan jumlah penduduk banyak, pendapatan perkapita akan rendah. Hal itu mneunjukan bahwa taraf kehidupan ekonomi masyarakat rendah, berikut ini berbagai dampak dari kepadatan penduduk:
1.      Ketersediaan air bersih
2.      Ketersediaan pangan
3.      Ketersediaan lahan
4.      Ketersediaan udara bersih
5.      Pencemaran lingkungan
E.     Kerusakna alam dan lingkungan
1.      Bentuk kerusakna lingkungan hidup akibat peristiwa lama
a.       Letusan gunung berapi
b.      Gempa bumi
c.       Angina topan
2.      Kerusakan lingkungan hidup karena manusia
Beberapa bentuk kerusakan linghkungan hidup karena faktor manusia antara lain:
a.       Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan udara)
Sebagai dampak adan ya kawasan industri
b.      Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembangunan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.

c.       Terjadinya tanah longsor, sebagai akibat langsung dari rusaknya hutan.